Saturday, 28 March 2015

Dracula Untold

Score : 7.0/10
"Death cannot separate us, for one life is born from the other." - Mirena

Mengangkat kisah asal usul penyebutan Dracula (Vampire) yang sebenarnya. Merupakan debut pertama penyutradaraan layar lebar Gary Shore. Unsur hollywood disini memang menceritakan permusuhan dengan kaum muslim, namun tontonan dengan visual efek kelelawar layaknya seorang Batman ini masih menarik untuk disimak.

Vlad Menshikov (Evans) atau seorang yang disebut Dracula di didik keras oleh Mehmed II sejak kecil untuk menjadi tentara perang yang handal. Setelah memerintah kerajaannya sendiri dan mempunyai anak, ia kira kehidupannya akan damai tentram, tapi sayangnya tidak. Sultan Mehmed III (Cooper) bersikeras meminta 1000 anak muda dari kerajaan Dracula untuk dijadikan tentara perang Turki. Vlad yang menolak tawaran itu pun membuat Mehmed marah. Vlad harus mempersiapkan pasukan perang yang tidak ia punya untuk melawan ribuan tentara Mehmed. Dengan rasa putus asanya, ia kemudian membuat perjanjian dengan Master Vampire (Dance) yang menjadikannya seorang Vampire untuk tiga hari jika ia bisa menahan rasa hausnya akan darah. Sang Istri, Mirena (Gadon) yang pertama mengetahui hal itu memutuskan untuk mendukung suaminya. Dengan kekuatannya yang baru, Vlad / Dracula harus memenangkan perang yang ia mulai.

Friday, 27 March 2015

Into The Woods

Score : 7.2/10
"I wish, more than anything..." - Baker's Wife

Menggabungkan beberapa dongeng terkenal dan mempertemukan mereka dalam satu film, belum lagi di kemas dengan dialog musikal, siapa lagi kalau bukan Disney yang bisa membuat kejutan ini. Rob Marshall ditunjuk untuk mengepalai proyek ini, di tambah dengan jajaran pemain yang tidak asing lagi dalam ranah perfilman hollywood.

Sepasang suami-istri yang bekerja sebagai Tukang Roti atau sebut saja Baker (Corden) dan Baker's wife (Blunt) sudah lama tidak di karuniai seorang anak yang mereka dambakan. Seorang penyihir/Witch (Streep) datang dan memberitahukan penyebab mereka di kutuk tidak mempunyai keturunan. Setelah itu, Witch meminta mereka untuk membawakan bahan-bahan dari obat penawar kutukan itu yang tidak lain adalah Sapi seputih susu, Jubah semerah darah, rambut sekuning jagung, dan sepatu semurni emas. Semua bahan itu dapat mereka dapatkan di dalam hutan. Bahan-bahan itu sendiri tidak lain adalah sapi milik Jack (Huttlestone) yang terkenal dengan legenda pohon kacang raksasa, Jubah merah Little Red Riding Hood (Crawford) dari dongeng anak jubah merah, nenek dan serigala, rambut kuning Rapunzel (Mauzy) dan sepatu emas Cinderella (Kendrick). Kini, Baker bersama istrinya berpetualang ke dalam hutan untuk mengumpulkan benda-benda tersebut.

Thursday, 26 March 2015

Insurgent

Score : 7.5/10
"Once the stiff, still the stiff." - Beatrice 'Tris' Prior

Alih tangan dari Neil Burger, Robert Schwentke memberikan nafas baru dengan banyaknya spesial efek yang memanjakan mata untuk film ini, yang tentu saja berimbas pada minimnya adegan drama dan di dominasi oleh action. Adaptasi sekaligus sekuel pertama dari novel "Divergent" karya Veronica Roth. Setidaknya, proyek Divergent series ini berhasil mendapat lampu hijau dari studio mereka untuk kemudian di selesaikan adaptasi layar lebar nya untuk dua tahun mendatang.

Berlanjut dari perlarian Tris (Woodley) dan Four/Tobias (James) yang kini menjadi buronan Erudite. Mereka berdua tidak memiliki rumah faksi tetap lagi, kini mereka bertualang mencari bantuan agar dapat meruntuhkan faksi Erudite pimpinan Jeanine (Winslet) yang berniat mengendalikan seluruh penduduk Chicago. Four kemudian bertemu dengan ibunya, Evelyn (Watts) yang memimpin para Factionless untuk memulai perang dan memberantas sistem pemerintahan Faksi. Di tempat lain, Jeanine berhasil menemukan kotak berisi informasi dari para pendiri Faksi terdahulu yang tersimpan dari rumah orang tua Tris di faksi Abnegation. Jeanine kemudian memburu Divergent yang ada guna membuka kotak yang terkunci oleh kelima simulasi Faksi. Sementara itu, Four dan Tris mulai mengumpulkan sekutu dimulai dari Candor, Dauntless dan Factionless yang bersedia meruntuhkan kekuasaan Jeanine di Erudite.

Tuesday, 24 March 2015

Planes : Fire & Rescue

Score : 6.2/10
"It takes a special kind of plane to become a firefighter." - Blade Ranger

Berpindah bangku penyutradaraan dari Klay Hall pada installment pertamanya menuju Roberts Gannaway. Karena banyak kritik yang menganggap bahwa cerita film pertamanya mengangkat tema balapan yang tidak jauh berbeda dengan jalan cerita 'Cars' yang memang masih satu universe dengan 'Planes', Disney selaku studio pengembang melakukan rombak naskah dengan menjadikan Dusty Chrophopper sebagai pesawat pemadam kebakaran.

Dusty Chrophopper (Cook) adalah pesawat yang berhasil memenangkan banyak balapan pesawat akhir-akhir ini. Masalah timbul ketika kotak gear nya mengalami masalah, dan kotak gear tipe pesawat Dusty sudah tidak diproduksi kembali. Berawal dari kebakaran yang terjadi di Propwash Junction, Mayday (Holbrook) selaku mobil pemadam kebakaran tua tidak dapat memadamkan api dengan cara prosedur yang aman. Propwash Junction pun di tutup untuk sementara karena tidak mendapatkan perizinan airport yang aman. Dusty merasa bersalah dengan Mayday, ia kemudian bergabung dengan Penyelamat Udara Piston Peak dengan niat mendapatkan sertifikasi penyelamat kebakaran. Blade Ranger (Harris) sebagai ketua pemadam kebakaran melatih Dusty agar menjadi penyelamat yang sesuai dengan prosedur penyelamatan. Di tempat yang sama, Cad (Higgins) membangun hotel di Piston Peak National Park. membuka hotel dan mengundang banyak orang pada musim kebakaran memanglah sangat berbahaya, belum lagi Cad tidak peduli dengan kebakaran yang akan terjadi dari ulah nya itu sehingga membuat Blade Ranger bersama timnya, Lil Dipper (Bowen), Windlifter (Studi) bersama para Jumper juga Dusty harus segera memadamkan api kebakaran hutan yang kian membesar.

Monday, 23 March 2015

Home

Score : 7/10
"She's not Angry, she's just Sad Madness." - Oh

Di angkat dari novel karya Adam Rex berjudul "The True Meaning of Smekday". Tahun lalu sempat menyapa penonton lewat film pendek "Almost Home" yang tayang sebelum pemutaran film "Mr.Peabody & Sherman". Beralihnya kursi penyutradaraan dari Todd Wilderman menjadi Tim Johnson, film ini berharap mampu membawa audience memahami apa itu arti HOME sesungguhnya.

Bangsa Boov adalah makhluk alien yang menggemari pelariannya dari Gorg. Mereka terus mencari planet tersembunyi yang bisa dijadikan tempat tinggal. Bumi menjadi salah satu pilihan mereka. Di pimpin oleh Kapten Smek (Martin), Bangsa Boov memindahkan dan menyatukan kehidupan manusia di pulau yang di namakan "The Human Happiness". Oh (Parsons) salah satu bangsa Boov yang menyukai kehidupan bersosialitas, tidak seperti teman-temannya pada umumnya yang tidak pernah berinteraksi dengan bangsa Boov lainnya. Oh secara tidak sengaja mengundang semua makhluk di antariksa untuk datang ke pesta rumahnya yang baru. Hal itu membuat Oh di buru oleh bangsanya sendiri karena dianggap dapat membahayakan bangsa Boov jika Gorg mendapat pesan itu. Bertemu dengan anak perempuan yang berhasil selamat dari scanning, Gratuity Tucci (Rihanna) yang biasa di panggil Tip. Mereka berdua saling membantu untuk menyalamatkan diri mereka masing-masing, Tip menginginkan Ibunya kembali, sedangkan Oh ingin agar dirinya dapat kembali menjadi Boov yang normal. Keduanya pun melakukan petualangan yang lucu dan menegangkan.