Saturday, 23 May 2015

Blackhat

Score : 6.5/10
"This isn't about money. This isn't about politics. I can target anyone, anything, anywhere." Elias Kassar

Sudah banyak film-film yang mengangkat tema CyberCrime di dalamnya. Di film ini, hal-hal yang berhubungan dengan Peretasan akan menjadi fokus utama dalam film. Di sutradarai Michael Kenneth Mann dan di bintangi aktor yang sudah terkenal sebagai superhero dalam Thor, belum lagi mengambil lokasi syuting di berbagai negara Asia, terutama Indonesia. Di lihat dari redaksi produksinya, film ini pastinya akan menarik penonton-penonton yang ingin melihat kotanya dijadikan lokasi syuting film besar sekelas hollywood ini. Namun sayang, penghasilan yang di dapatkan film ini di nilai tidak cukup besar untuk terbilang sebagai film yang sukses.

Seseorang blackhat meledakkan reaktor nuklir di China. Chen (Wang) yang mengerti tentang dunia peretasan menemukan bahwa kode yang di gunakan peretas adalah kode tipikal yang di ciptakan temannya, Nicholas Hathaway (Hemsworth). Nick adalah peretas yang di penjara karena ulahnya yang seenak saja membobol banyak bank. Berkat permintaan kerjasama antara Chen Dawai dan FBI, Nick berhasil keluar dari penjara untuk menuntaskan kasus peretasan ini. Carol Barret (Davis), wakil dari FBI yang di tugaskan untuk mengawasi Nick agar tidak melewati batas-batas hukum. Setelah melewati berbagai penyelidikan yang membawa mereka ke nama Elias Kassar (Coster) membuat penyelidikan ini beruntun menjadi aksi saling mengejar dari kedua belah pihak. Nick bersama dengan adik Chen, Lien (Tang) akhirnya harus menyelesaikan kasus ini yang berujung pada pertempuran terakhir di Jakarta.

Tuesday, 19 May 2015

The Cobbler

Score : 7.0/10
"To Truly know a man, you must walk in his shoes." - Pinchas Simkin

Apa yang kalian lakukan jika kalian bisa merubah tubuh kalian menjadi tubuh orang lain? Tentunya pasti akan sangat mengasyikan bukan? Tema seperti itulah yang ingin di angkat film yang di bintangi aktor komedi terkenal Adam Sandler ini. Mengusung karakter tukang sol sepatu, Sutradara yang juga sudah menjajal banyak filmografi sekelas hollywood ini, Thomas McCarthy juga menulis naskah untuk film ini dengan di bantu oleh Paul Sado tentunya. Seperti biasa, film yang di bintangi Adam Sandler ini pastinya memiliki ketertarikan sendiri dalam unsur komedi slapsticknya.

Max Simkin (Sandler) sudah bosan dengan hidupnya sebagai tukang sol sepatu. Semenjak di tinggal pergi ayahnya, ia hidup pas-pas an bersama dengan ibunya. Kehidupannya mulai berubah ketika ia menemukan bahwa mesin jahit tua di dalam gudangnya bisa merubahnya menjadi sosok orang pemilik sepatu yang ia sol menggunakan mesin jahit itu. Tentu saja kesempatan itu tidak dia sia-siakan. Saat dilanda krisis untuk pemakaman ibunya, Max yang mempunyai dendam tersendiri terhadap salah satu pelanggannya, Leon Ludlow (Man) berencana menjadi Leon dan mengambil beberapa keuntungan darinya. Namun hal itu malah menjadi bencana tersendiri bagi Max. Di tempat yang sama, Carmen (Diaz) mengajak Max untuk berunjuk rasa menolak penggusuran apartemen milik Solomon (Weaver) yang ternyata adalah target misi jahat dari Elaine Greenawalt (Barkin) untuk di jalankan oleh Leon. Di samping itu semua, kepedulian Jimmy (Buscemi) terhadap Max tidak pernah di hiraukan Max yang malah akan membuatnya menuju sesuatu yang tak terduga.

Friday, 15 May 2015

Seventh Son

Score : 6.5/10
"Never, Never look at me" - Mother Malkin

Adaptasi novel dari saga The Spook's Aprentice karya Joseph Delaney. Di sutradarai Sergey Bodrov. Film ini mengangkat tema mitos antara perseteruan Manusia dengan Penyihir, dimana para manusia membayar witch hunter atau dukun untuk menangkap dan membakar para penyihir jahat. Menghadirkan artis-artis ternama seperti Jeff Bridges, Julianne Moore, Djimon Housou dan Ben Barnes yang sebelumnya dikenal sebagai Prince Caspian dalam saga Narnia.

Master Gregory (Bridges) adalah dukun pemburu penyihir. Dulu dia sempat jatuh cinta dengan penyihir jahat bernama Mother Malkin (Moore). Karena tidak tega membunuhnya, akhirnya Malkin hanya di kurung disebuah lubang yang ia buat. 10 tahun kemudian, Malkin berhasil lepas dan membunuh satu-satunya pengikut Gregory yang tersisa. Gregory kemudian mencari putra ketujuh dari anak ketujuh yang menurut kepercayaan saat itu dapat menjadi pemburu penyihir yang handal. Maka Gregory pun membayar anak Ward untuk ikut dalam misi nya memburu Malkin. Tom Ward (Barnes) mengikuti berbagai latihan untuk bisa menjadi seperti Gregory. Dalam perjalanan, dia jatuh cinta pada Alice (Vikander), penyihir wanita anak dari Bony Lizzie (Traue) yang tak lain adalah saudara tiri Malkin. Alice tak ingin kekasihnya di bunuh oleh Malkin, maka ia menjalankan misi untuk mendapatkan benda yang dulu telah di curi olehnya yang saat ini di pegang oleh Tom. Sementara itu, Tom, Gregory dan pengawal setianya, Tusk (DeSantis) harus mengalahkan Malkin sebelum bulan merah dapat meningkatkan kekuatan Malkin.

Friday, 1 May 2015

Avengers : Age of Ultron

Score : 7.7/10
"You didn't see that coming?" - Pietro Maximoff aka Quick Silver

Petualangan Earth Mightiest Heroes memasuki akhir Marvel Cinematic Universe (MCU) tahap dua, Sebelum ditutup oleh Antman Juli besok. Dengan bertambahnya dua karakter manusia super, yakni Maximoff bersaudara, Quick Silver dan Scarlett Witch, Avengers : Age of Ultron akan menjadi sebuah pertarungan pemanasan sebelum melawan Thanos dalam Infinity War mendatang. Tidak seperti film pertamanya, Joss Whedon pun rupanya tidak ragu menggunakan formula perpecahan antar hero ini yang tentunya akan berlanjut dalam Captain America : Civil War tahun depan sebagai pembuka MCU Phase 3.

Setelah berbagai insiden yang terjadi dari masing-masing petualangan para anggota Avengers sebelumnya, Steve Rogers / Captain America (Evans) memimpin penyerangan melawan sisa-sisa kelompok Hydra guna mendapatkan tongkat Loki yang tertinggal di bumi. Penasaran dengan apa yang terkandung di dalam tongkat itu, Tony Stark / Ironman (Downey Jr) dan Dr. Bruce Banner / Hulk (Rufallo) berencana membuat sebuah Kecerdasan buatan yang baru untuk menggantikan Avengers menjaga Bumi dari serangan alien, Project itu kemudian mereka namakan Ultron. Buruknya, Ultron berkembang menjadi ciptaan yang menginginkan kedamaian dengan cara lain, yakni memusnahkan umat manusia. Ultron (Spader) berkembang menjadi semakin kuat, dengan bantuan 2 saudara kembar maximoff, Pietro / Quick Silver (Taylor-Johnson) dan Wanda / Scarlett Witch (Olsen), untuk menghancurkan Tim yang di sebut juga sebagai Earth Mightiest Heroes dari dalam. Sementara itu, Ultron juga punya rencana besar sendiri dengan membuat batu infinity dari tongkat Loki menjadi berwujud fisik seperti dirinya. Kali ini, Tony Stark harus membayar apa yang harusnya tidak dia buat, yakni Ultron itu sendiri.

Friday, 24 April 2015

The Internship

Score : 7.4/10
"Great big world out there, my friend. Just three inches up, I beg you." - Billy McMahon

Siapa yang tidak tahu mesin pencari paling di gunakan semua orang di seluruh dunia ini. Tentu saja! Google!. Namun, tahukah anda ada apa di balik layar Google itu sendiri? Bagaimana para karyawan nya setiap hari bekerja? Pelayanan mereka terhadap customer? Yup! Semua akan terjawab bila kalian sudah menonton film ini. Di sutradarai oleh orang yang sebelumnya sudah terkenal lewat Reel Steel dan trilogi Night At The Museum, Shawn Levy. Di dukung pula dengan aktor yang sudah lama berkecimpung dalam film-film komedi, Vince Vaughn. Selain merangkap sebagai penulis naskahnya, ini bukan kali pertamanya Vaughn bekerja sama dengan Owen Wilson yang juga lawan mainnya setelah mereka tampil apik dalam Wedding Crashers di tahun 2005 lalu.

Billy McMahon (Vaughn) dan Nick Campbell (Wilson) adalah sales yang handal. Mereka kehilangan pekerjaan nya karena Jam Tangan yang mereka pasarkan terasa sudah kuno, orang-orang mulai berpindah ke gadget mereka masing-masing untuk memeriksa jam. Tak kenal menyerah, Billy menemukan sebuah pintu baru untuk kehidupan baru mereka, yakni mengikuti program magang musim panas di perusahaan besar, Google. Dari sekian banyak peserta yang berhasil di terima sebagai peserta magang, mereka berdua adalah satu-satunya peserta paling tua disana. Lyle (Brener) adalah pekerja tetap yang akan membimbing tim mereka. Bergabung pula dengan beberapa "Nerd" dalam bidang komputerisasi seperti Stuart (O'Brien), Neha (Sircar) dan Yo-yo (Raphael), Billy harus membuat tim ini menjadi tim nomor satu agar bisa meraih kursi menjadi pekerja tetap. Dan tentu saja, mengalahkan saingan terberat mereka, Graham (Minghella) dan juga meyakinkan Mr.Chetty (Mandvi) bahwa diri mereka akan sangat berguna untuk masa depan Google.