Monday, 23 March 2015

Home

Score : 7/10
"She's not Angry, she's just Sad Madness." - Oh

Di angkat dari novel karya Adam Rex berjudul "The True Meaning of Smekday". Tahun lalu sempat menyapa penonton lewat film pendek "Almost Home" yang tayang sebelum pemutaran film "Mr.Peabody & Sherman". Beralihnya kursi penyutradaraan dari Todd Wilderman menjadi Tim Johnson, film ini berharap mampu membawa audience memahami apa itu arti HOME sesungguhnya.

Bangsa Boov adalah makhluk alien yang menggemari pelariannya dari Gorg. Mereka terus mencari planet tersembunyi yang bisa dijadikan tempat tinggal. Bumi menjadi salah satu pilihan mereka. Di pimpin oleh Kapten Smek (Martin), Bangsa Boov memindahkan dan menyatukan kehidupan manusia di pulau yang di namakan "The Human Happiness". Oh (Parsons) salah satu bangsa Boov yang menyukai kehidupan bersosialitas, tidak seperti teman-temannya pada umumnya yang tidak pernah berinteraksi dengan bangsa Boov lainnya. Oh secara tidak sengaja mengundang semua makhluk di antariksa untuk datang ke pesta rumahnya yang baru. Hal itu membuat Oh di buru oleh bangsanya sendiri karena dianggap dapat membahayakan bangsa Boov jika Gorg mendapat pesan itu. Bertemu dengan anak perempuan yang berhasil selamat dari scanning, Gratuity Tucci (Rihanna) yang biasa di panggil Tip. Mereka berdua saling membantu untuk menyalamatkan diri mereka masing-masing, Tip menginginkan Ibunya kembali, sedangkan Oh ingin agar dirinya dapat kembali menjadi Boov yang normal. Keduanya pun melakukan petualangan yang lucu dan menegangkan.

Thursday, 19 March 2015

Lupin III

Adaptasi manga terkenal berjudul sama karya Monkey Punch. Film bergenre kriminal, pencuri kelas berat cucu dari pencuri terkenal Arsene Lupin ini di angkat ke layar lebar live action oleh negeri asalnya sendiri yang memang sudah terkenal dengan kesuksesannya dalam menggarap film adaptasi manga. Tak lupa pula di bintangi oleh bintang-bintang yang wajahnya sudah tak asing lagi dalam dunia perfilman ranah Asia. Di sutradarai oleh Ryuhei Kitamura.

Lupin (Oguri) bekerjasama dengan Jigen Daisuke (Tamayama) untuk membalaskan dendam kematian Dawson (Tate), pimpinan organisasi pencuri keturunan keluarga Arsene Lupin yang telah di khianati oleh Michael Lee (Yan). Di bantu pula dengan love interestnya yang selalu mondar-mandir kemana-mana, Fujiko Mine (Kuroki). Dengan disadari penyatuan kalung Cleopatra dan berlian mutiaranya yang telah terpisah, Lupin melacak setiap gerakan Michael beserta kelompoknya yang berujung pada transaksi Michael dengan Pramuk (Sirichanya). Tak lupa pula meminta bantuan kepada Goemon (Ayano) samurai ahli pedang sebagai pelengkap timnya. Lupin berusaha mencuri kembali harta curian yang telah diwariskan keluarganya untuk para keturunan Arsene Lupin. Tak hanya itu, Lupin dan kawan-kawan juga harus tetap menjaga jarak dengan Inspektur Zenigata (Asano) agar tidak tertangkap.

Saturday, 14 March 2015

The Imitation Game

Di angkat dari kisah nyata, berdasarkan buku yang di tulis Andrew Hodges berjudul "Alan Turing: The Enigma". Memenangkan nominasi Adapted Screenplay dalam OSCAR 2015, naskah adaptasi ini di tulis oleh Graham Moore, sedangkan Morten Tyldum mengambil alih kursi penyutradaraan. Menghadirkan balutan kisah di balik suksesnya kemenangan bangsa eropa pada perang dunia 2 melawan NAZI Jerman. Serta di kemas secara Back to Back.

Alan Turing (Cumberbatch) adalah Matematikawan jenius yang di rekrut oleh pemerintahan Inggris untuk memecahkan kode Enigma. Enigma itu sendiri adalah kode yang di gunakan Jerman dalam berkomunikasi dan mengarahkan pasukannya dalam peperangan. Hukum memecahkan kode enigma saat itu adalah masih mustahil di lakukan manusia manapun. Bersama dengan timnya, Hugh (Goode), John (Leech), Peter (Beard) serta Joan (Knightley) mereka membuat mesin pemecah kode Enigma. Perjalanan dalam membuat mesin itu tentu saja tidak berjalan mulus begitu saja, Alan Turing yang juga di anggap sebagai orang aneh yang tidak mau berteman dengan siapapun harus dapat memimpin tim dan meyakinkan komandan Denniston (Dance) bahwa mesin nya dapat di percaya. Dalam perjalanan pun Alan juga harus berusaha menyembunyikan rahasianya yang dapat membuat dirinya di keluarkan dalam proyek pemecahan kode Enigma ini. Bahkan setelah kodenya berhasil di pecahkan, mereka tidak bisa menyelamatkan banyak nyawa tentara maupun rakyat sipil begitu saja, banyak sekali aturan dan ketetapan yang harus mereka buat demi memenangkan perang itu.

Friday, 13 March 2015

Automata

Di bintangi aktor kawakan yang tak bisa lepas dari imej 'Zorro' nya. Gabe Ibanez selaku sutradara menggawangi proyek Science Fiction yang mengusung unsur Artificial Inteligence di dalamnya. Bersettingkan zaman post apocalyptic, film ini memvisualisasikan seorang manusia yang mulai punah dan mau tak mau tergantikan dengan peradaban robot.

Jacq Vaucan (Banderas), seorang agen Asuransi ROC. Perusahaan yang menangani proyek robot Automata untuk membantu manusia. Sudah sekian tahun berjalan, lama kelamaan di dapati bahwa otak robot Automata itu telah berkembang dengan sendirinya. Sesuai dengan 2 protokol keamanan yang di jalankan untuk Automata, Jacq selaku dari salah satu orang yang bertanggung jawab pun di tugaskan untuk mencari pelaku yang mulai meng-upgrade otomatis robot-robot penopang kehidupan manusia saat itu. Berujung pertemuannya pada prof. Dupre (Griffith), Jacq menemukan adanya pelanggaran protokol keamanan kedua, yakni Robot yang memperbaiki dirinya sendiri. Tak hanya itu, ia juga di khianati oleh temannya, Sean (McDermott) dan di tuduh merancang ulang Automata agar dapat berfikir logis. Cleo sang robot Automata berhasil menyembunyikannya untuk sementara dan membawanya pada suatu kebenaran yang sulit di terimanya. Di lain tempat, Rachel Vaucan (Sorensen) istri Jacq telah melahirkan, mereka menjadikan istrinya sebagai sandra agar Jacq mau menyerahkan robot Cleo dan semua rahasia yang ada.

Wednesday, 11 March 2015

Into The Storm

Steven Quale kembali mengarahkan film dengan tingkat ketegangan yang tinggi setelah sukses menggarap Final Destination 5 tahun 2011 lalu. Berbeda dengan karya-karyanya sebelumnya, Into The Storm di kemas dengan gaya Foound-footage yang akan membuat penonton merasakan ketakutan, ketegangan dan rasa penasaran yang sama dengan para pemainnya. Tak lupa pula kelebihan gaya ini juga sangat cocok dengan tema film dengan genre nature disaster ini.

Pete (Walsh) adalah seorang peliput badai tornado. Sudah lama sekali ia tidak mendapatkan tornado yang sesuai dengan harapannya. Tak lupa pula ia di bantu oleh teman-temannya, Allison (Callies) ahli badai, dan para kru kameramen nya. Setelah akhirnya menemukan Tornado di daerah Silverton, mereka memburu tornado tersebut dengan harapan dapat merekam sang badai pada pusatnya. Di tempat yang sama, Dua bersaudara, Donnie (Deacon) dan Trey (Kress) sedang mendokumentasikan kegiatan sehari-harinya untuk proyek tabung yang akan di tanam dan di gali kembali pada 25 tahun mendatang di sekolahnya. Gary (Armitage) wakil kepala sekolah sekaligus ayah dari kedua anak itu memiliki relasi yang kurang baik dengan Donnie. Hal itu menyebabkan Donnie menjauh dari ayahnya. Saat tornado terjadi, Gary berusaha mencari Donnie yang terpisah jauh dengannya. Gary bertemu dengan tim Pete dan Allison untuk mencari Donnie sekaligus merekam badai tornado yang mengarah pada tempat dimana Donnie berada.