Friday, 27 January 2017

Resident Evil: The Final Chapter

Score: 6.7
"I'm Alice, and this is how my story ends" - Alice

Setelah mengawalinya pada tahun 2002 dan juga menyutradarai kedua film sebelumnya, Paul W.S Anderson akhirnya memberi subjudul pada sekuel ke 5 dari film adaptasi franchise game zombie apocalypse garapan Capcom ini dengan embel-embel "The Final Chapter". Setelah respon kritikus untuk dua film terakhirnya terasa mengecewakan, maka Anderson yang juga memegang kendali naskah dan produser memberi judul tersebut dengan kemungkinan ini adalah petualangan Alice yang terakhir. Film yang harusnya rilis 2014 lalu ini terkendala karena sang aktor utama, Milla Jovovich hamil pada saat ingin menjalankan proses syuting. Maka studio menaruh tanggal rilisnya pada 2016 lalu yang akhirnya mundur ke awal tahun 2017.

10 tahun setelah tersebarnya T-Virus ke seluruh dunia. Alice (Jovovich) menerima pesan dari sebuah Artificial Intelligence pengendali perusahaan Umbrella, Red Queen (Anderson) yang membocorkan adanya sebuah antivirus untuk T-Virus. Dengan munculnya peluang tersebut, maka Alice kembali ke Racoon City, tempat dimana Hive Umbrella Corps berada. Dalam perjalanan, ia bertemu dengan Dr. Isaac (Glen), musuh lama yang pernah ia bunuh sebelumnya. Tak hanya itu, Dr. Isaac membawa pasukan zombie menuju ke arah Racoon City dimana teman lama Alice, Claire (Larter) berada. Maka Alice, Claire dan teman-teman barunya berusaha menghabisi seluruh pasukan zombie tersebut. Di lain misi, Alice terus berpacu dengan waktu untuk masuk ke markas Umbrella dan mendapatkan antivirus tersebut agar ia dapat menyelesaikan kiamat zombie ini.

Sunday, 1 January 2017

Cek Toko Sebelah

Score: 8.0
"Papa ga butuh kamu sukses ke luar negeri, papa butuhnya kamu disini. Ngurusin apa yang mama dan papa bangun dari nol." - Koh Afuk.

Karya penyutradaraan Ernest yang kedua. Komika berdarah Tionghoa ini kembali mengangkat plot kisah yang tak jauh dari kehidupan sehari-hari masyarakat minoritas di Jakarta. Bedanya, jika Ngenest mengangkat sebuah pendirian seseorang untuk kehidupan cintanya, maka Cek Toko Sebelah mengangkat kisah hubungan seorang anak dengan ayahnya berbekal komedi serta kekentalan emosi yang dalam. Tak lupa pula mengajak teman-teman komika-nya untuk tak hanya sekedar tampil di film ini, Pria yang baru saja meraih penghargaan "Debut Sutradara Terbaik" dalam Piala Maya 2016 ini juga mengajak aktor-aktor yang namanya sudah lebih berpengalaman dalam dunia akting, sebut saja Dion Wiyoko dan Adinia Wirasti, juga mengajak kembali The Overtunes untuk mengisi jajaran Soundtrack-nya bersama dengan GAC.

Koh Afuk (Chew Kin Wah) sudah mulai sakit-sakitan. Ayah dua anak ini kemudian memutuskan untuk segera pensiun dari kepengurusan toko yang ia bangun bersama dengan istrinya yang telah lama tiada itu. Maka ia memutuskan untuk menyerahkan toko tersebut pada Erwin (Ernest Prakasa), anak bungsu yang karirnya sedang mulai menanjak pesat. Yohan (Dion Wiyoko) sebagai anak sulung tentu saja kurang menerima keputusan ayahnya tersebut lantaran kehidupan anak pertama tersebut sangat berbanding terbalik dengan adiknya. Ditambah lagi, ketidaksukaan sang ayah akan pernikahannya dengan Ayu (Adinia Wirasti) juga menambah masalah hubungan ayah-anak ini semakin rentan. Di sisi lain, Erwin yang selalu sibuk dengan pekerjaannya mendapatkan kesempatan mencicipi tugas ayahnya sebagai pengurus toko selama sebulan. Namun sang kekasih, Natalie (Gisella Anastasia) sangat khawatir jika Erwin akan lebih memilih toko tersebut daripada meneruskan karirnya yang sedang cerah.

Friday, 23 December 2016

Assassin's Creed

Score: 7.0
"These are the sacred tenets of our brotherhood: to stay your blade from the flesh of the innocent, to hide in the plain sight, and above all else, never to compromise the brotherhood." - Callum Lynch

Setelah game adventure open world ini dirilis tahun 2009, maka era developer game Ubisoft ini pun semakin menanjak. Pasalnya, setelah seri game Prince of Persia dirilis, Assassin's Creed menambah jajaran game Ubisoft berkualitas. Game yang naskahnya ditulis oleh Patrick Desilets, Corey May, dan Jade Raymond ini kemudian di rilis reguler setiap tahunnya dan berkali-kali mendapat respon positif, maka jangan heran jika game ini akhirnya mendapatkan adaptasi layar lebar. Sempat tertunda satu tahun lamanya dari target awal, 20th Century Fox akhirnya memasang Michael Fassbender sebagai pemeran utamanya, dan membawa kembali pasangannya dalam Macbeth, Marion Cotillard sebagai pendampingnya. Tak lupa pula Justin Kurzel akan bereuni dengan mereka berdua juga.

Perseteruan antara kubu Assassin vs Templar telah terjadi sejak beribu-ribu tahun yang lalu. Callum Lynch (Fassbender) adalah satu-satunya keturunan terakhir dari darah Aguilar, seorang Assassin zaman inkuisisi Spanyol yang terakhir kali diketahui memegang The Apple of Eden, artefak yang tertinggal dari penduduk pertama dunia yang dipercaya dapat mengendalikan kehendak banyak orang. Abstergo adalah sebuah industri dibawah pengaruh Templar yang ditugaskan untuk mencari artefak tersebut dengan cara menemukan keturunan Assassin-Assassin ternama untuk ditempatkan pada sebuah alat bernama Animus, untuk melihat jejak leluhurnya dari dna yang tersimpan. Setelah divonis hukuman mati, Cal kemudian menjadi pasien Sofia Rikkin (Cotillard). Dalam perjalanannya didalam Animus untuk menemukan The Apple of Eden, Cal harus menyatu dengan Aguilar agar dirinya mengalami kelumpuhan fatal dalam penolakannya pada Animus. Cal yang tak tahu berbahayanya jika menemukan artefak tersebut menuai respon negatif dari teman-teman sepenjaranya di Abstergo, maka Moussa (Williams) beserta beberapa temannya berniat menyelamatkan Cal dan Creed nya dari kebojoran informasi letak The Apple of Eden tersebut.

Saturday, 17 December 2016

Rogue One: A Star Wars Story

Score: 7.8
"We have hope. Rebellions are built on hope!" - Jyn Erso

Sebuah spin-off dari saga besar kreasi George Lucas yang telah mengakar sejak tahun 1977. Di garap sepenuhnya oleh Disney, Gareth Edwards berkesempatan memegang peran sutradara untuk sebuah film yang ceritanya diangkat dari sebuah Legenda dibalik rencana penghancuran Death Star yang baru akan terjadi pada Star Wars Episode VI. Menggaet artis dari berbagai latar belakang kultur, Felicity Jones dan Riz Ahmed (British), Diego Luna (Mexico), Donnie Yen dan Wen Jiang (Chinese), Forest Whitaker (USA), dan Ben Mendelsohn (Australian) menjadi film ini penuh dengan warna berbagai ras dunia. Menempatkan ceritanya pada timeline diantara Episode III dan IV, serta setelah Star Wars: Rebel (Tv Series Animation), Rogue One: A Star Wars Story mengisi gap tersebut dan melengkapi kisah utama Star Wars trilogi keduanya (Episode IV-VI) dengan utuh.

Galen Erso (Mikkelsen) adalah orang dibalik perancangan sebuah senjata penghancur planet, Death Star. Ia mengorbankan dirinya kembali bekerja pada Empire demi keselamatan sang putrinya, Jyn Erso (Gadsdon). Menitipkan sang anak pada seorang Rebellion, Saw Gerrerra (Whitaker) mendidik Jyn untuk menjadi tentara yang kuat dan tak kenal takut. 15 tahun kemudian, Jyn Erso (Jones) di ajak bekerja sama kembali dengan pasukan Rebellion, Mon Mothma (O'Reilly) untuk menemukan kembali Saw Gerrera, Rebellion yang kini bekerja sendiri. Kembalinya Jyn pada Saw ternyata tepat pada saat sang pilot Empire yang berkhianat, Bodhi Rook (Ahmed) membawakan pesan khusus dari Galen untuk Saw dan semua Rebellion, khususnya Jyn, dan membeberkan rahasia dari kelemahan Death Star yang ia buat. Untuk dapat menghancurkan senjata pemusnah massal tersebut, Jyn harus mendapatkan denah Death Star. Sedihnya, beberapa dewan Rebellion ternyata masih enggan membantu Jyn untuk mencari denah tersebut di salah satu markas pasukan Empire. Maka dengan beberapa bantuan prajurit yang setia pada Jyn, Captain Cassian Andor (Luna), K-2SO (Tudyk), Chirrut (Yen), Baze (Jiang), Bodhi beserta beberapa prajurit anak buah Capt. Cassian segera berangkat mencari peta tersebut dan menamai diri mereka sebagai pasukan Rogue One.

Wednesday, 23 November 2016

Death Note Light Up The New World

Score: 7.9
"Siapapun yang namanya tertulis dalam buku ini. Akan Mati." - Death Note page 1

Kalimat diatas terlihat seperti becandaan biasa bukan? Justru sebuah ide gagasan tersebutlah yang berhasil membuat buku milik shinigami ini mendunia. Dua film live-actionnya pertama kali rilis pada tahun 2006 yang saat itu masih berupa serial drama yang dijadikan satu menjadi sebuah film. Siapa sangka, meski live-actionnya saat itu sempat dicerca karena memiliki akhir yang berbeda dengan versi Manga-nya, Takeshi Obata dan Tsugumi Ohba memutuskan kembali menerangi dunia ini dengan Death Note: Light Up The New World. Shinsuke Sato terpilih sebagai pengarah film, tak lupa pula menarik kembali Erika Toda untuk kembali memerankan Misa Amane, Sota Aoyama sebagai Matsuda, Nakamura Shido II sebagai Ryuk, serta memasukkan beberapa footage Light Yagami / Kira (Tatsuya Fujiwara) dan L (Ken'ichi Matsuyama) kedalam saga generasi barunya ini.

10 tahun pasca perseteruan L vs Kira (sebutan pemegang Death Note yang mengatasnamakan dirinya tuhan, untuk membunuh para kriminal) yang menyebabkan dunia bergejolak karena adanya buku tersebut, kini beberapa shinigami kembali menurunkan buku mereka ke Bumi dengan maksud tertentu. Tersebutlah 6 Death Note yang tersebar di Dunia. 1 diantara telah dimiliki Tim Penanganan Kasus Kira yang dipimpin oleh Tsukuru Mishima (Higashide), 1 lagi dimiliki secara sembunyi-sembunyi oleh penerus L, Ryuzaki (Ikematsu) dan 3 sisanya telah dipegang oleh penerus Kira, Yugi Shion (Suda) sementara salah satunya dipegang kembali oleh Misa Amane (Toda). Shion percaya bahwa dengan mengumpulkan ke-enam Death Note tersebut, maka ia sudah bisa mewarisi nama Kira sekaligus dapat bertemu kembali dengan penerus Light Yagami / Kira (Fujiwara) sesungguhnya. Sementara Ryuzaki sebagai penerus L (Matsuyama) percaya bahwa dirinya bisa lebih baik menangani kasus ini tanpa menggunakan Death Note yang ada digenggamannya, seperti yang dilakukan L. Mishima dan Ryuzaki harus bekerjasama menangkap para penerus Kira tersebut dan mengungkap identitas asli Kira utama yang mereka kejar meskipun mereka berdua sendiri masih dalam krisis kepercayaan.

Thursday, 17 November 2016

Fantastic Beasts and Where to Find Them

Score: 7.7
"There is no reason to worry about." - Newt Scamander

The Magical World of Harry Potter is back! Kali ini, David Yates tidak menunggu J.K Rowling untuk membuat sebuah buku yang lantas mengadaptasinya menjadi film layar lebar. Namun Ibu yang dikenal dengan nama panjang Joanne Kathleen ini langsung mendedikasikan dirinya untuk menulis keseluruhan naskah dari film yang mengangkat hewan-hewan fantastis dalam saga Harry Potter. Terus terang, judul film ini memang sudah tidak asing lagi bagi Pottermore (Sebutan bagi para penggemar Harry Potter) karena Fantastic Beasts and Where To Find Them tidak lain adalah sebuah buku pelajaran yang para murid Hogwarts gunakan. Sang kreator Rowling juga telah merilis teks book berbentuk ensiklopedia fiksi tersebut sebagai bagian dari buku tambahan untuk para penggemar, bersamaan dengan dua buku lainnya, yakni Quidditch Through The Ages dan The Tales of Beedle The Bard. Singkat kata, Pottermore akan menonton sebuah film yang sebagian besar jalan ceritanya tidak bisa mereka tebak seperti sebagian besar film Harry Potter yang nyatanya memang diangkat dari Novel.

Newt Scamander (Redmayne) adalah seorang Magizoologist yang datang ke New York guna mengembalikan salah satu piaraannya ke alam bebas. Kurang beruntungnya ia ketika salah satu hewannya, Niffler (hewan yang suka dengan benda berkelip) lepas dan meneror Bank. Dalam pengejaran Niffler tersebut, Newt berpapasan dengan seorang No-Maj (sebutan Muggle/manusia biasa di Amerika), Jacob Kowalski (Fogler) yang secara tidak sengaja membawa koper Newt karena tertukar. Seorang Auror bernama Tina Goldstein (Waterston) menangkapnya karena pelanggaran membawa hewan berbahaya di New York dan segera membawa Newt ke MACUSA (Magical Congress of The United State of America) untuk diadili. Namun karena koper sebagai barang bukti tertukar, Tina tidak bisa menghakiminya.

Sunday, 30 October 2016

Doctor Strange

Score: 7.8 / 10
"Stephen Strange, might I offer you some advice? Forget everything that you think you know." - Baron Mordo

Tren film superhero rupanya belum ada habisnya. Meskipun dari segi jalan cerita, beberapa film superhero masa kini menunjukkan banyak kemiripan (from zero to hero, biliuner sombong, mad scientist, dll) namun pihak studio menggunakan jalan lain agar film superhero ini tetap asyik dinikmati meskipun memiliki dasar cerita yang tak jauh berbeda dari film-film sebelumnya. Setelah kita mungkin bosan dengan film superhero yang begitu-begitu saja sejak dulu, Marvel mulai membuat terobosan dengan menggabungkan beberapa superhero (yang sebelumnya pernah hadir dalam masing-masing film solonya) dalam The Avengers pada 2012 lalu. Hal ini pun mendasari Marvel untuk membuat sebuah terobosan dalam dunia film superhero mereka, yakni membuat sebuah Marvel Cinematic Universe (MCU) yang menghubungkan setiap film superhero mereka.

Mulai bosan dengan film superhero yang begitu-begitu saja, nampaknya sebuah inovasi baru dimulai kala Guardians of The Galaxy rilis. Film tersebut membuat tren baru dengan mengisi filmnya dengan kumpulan soundtrack dari lagu-lagu lawas yang berhasil membuat penonton terkesima, hal ini pun kemudian mulai diikuti kompetitornya, DC dengan memasukkan konsep serupa kedalam Suicide Squad. Tren kedua dimulai ketika DC mengumumkan akan membuat pertempuran antar superhero mereka. Merasa ditantang, Marvel pun segera meluncurkan konsep serupa dengan Captain America: Civil War yang dapat melampui Batman v Superman secara kualitas dari segi storyline. Inovasi berikutnya dilakukan oleh kubu DC dikala mereka menghadirkan villain-villain yang bersatu dalam Suicide Squad.

Wednesday, 26 October 2016

A Monster Calls

Score: 7.5 / 10
"Tell me the truth about yoiur nighmare Connor" - Monster

Disutradarai oleh J.A Bayona (yang setelah ini akan menyutradarai sekuel Jurassic World), Lionsgate mengangkat kisah film adaptasi dari novel karya Patrick Ness yang merangkap untuk menulis naskah filmnya juga. Sedangkan ide cerita dari buku yang ia tulis pun berasal dari Siobhan Dowd. Meskipun promosinya tidak terlalu besar, namun nama-nama aktor dalam film ini patut diperhitungkan untuk menjanjikan akan kualitas film tersebut. Sebut saja Felicity Jones yang akhir tahun ini akan kembali tampil dalam Star Wars, begitu pula dengan Liam Neeson yang terkenal lewat perannya dalam Taken.

Connor (MacDougall) harus berkelut dengan imajinasinya dikala keadaan sang Ibu (Jones) sakit kritis. Pohon yang sudah ada selama ratusan tahun di pemakaman seberang rumahnya pun bangun dari tidurnya. Menyerupai monster-monster seperti yang ia gambar, pohon tersebut (Neeson) akan memberikan Connor 3 cerita setiap jam kemunculannya, yakni jam 12.07. Sebagai timbal baliknya, Conor harus menceritakan kisah ke 4, yakni kebenaran tentang mimpi buruknya. Anak yang sering di Bully disekolahnya tersebut memiliki hubungan yang kurang baik dengan Neneknya (Weaver) dikala ia harus tinggal bersamanya saat Ibunya kembali di opname. Sedangkan sang ayah (Kebbel) yang telah bercerai tidak bisa terlalu lama berada disisi anak tersebut. Selama Connor bergaul dengan monster tersebut, ia pun berusaha untuk memahami setiap cerita yang monster itu katakan.

Friday, 2 September 2016

The Secret Life of Pets

Score: 7.0 / 10
"Look Max. I'm your friend, OK, and as your friend Ive got to be honest with you I don't care about you or your problems!" - Chloe

Illumination Studio telah habis dengan Minions mereka, kini studio yang angkat nama lewat franchise Despicable Me tersebut membuat terobosan film baru dengan mengangkat tema kehidupan hewan-hewan peliharaan di kota New York. Chris Renaud yang telah berhasil menyutradarai dua film penjahat super Gru itu kembali memegang kendali pada proyek teranyar studio yang menjadikan mahkhluk-makhluk kuning tersebut sebagai ikon mereka. Dibantu dengan Yarrow Cheney, The Secret Life of Pets akan menjadi pembuka franchise baru bagi dunia hewan peliharaan Katie ini karena sekuelnya pun sudah terdengar sedang dikerjakan untuk tahun 2018 nanti.

Maximillian (Louis C.K) adalah anjing yang dipungut Katie (Kemper). Mereka berdua hidup bahagia hingga Katie memutuskan untuk mengadopsi anjing lagi dari penampungan hewan liar, Duke (Stonestreet). Duke tidak suka cara Max memandang dirinya yang dianggap sebagai pengganggu bagi hubungan Max dan Katie. Perselisihan pun terjadi untuk saling menyingkirkan satu sama lain. Hingga saat Duke hendak membuang Max, mereka pun dijebak oleh sekelompok kucing liar hingga dibawa ke penampungan hewan liar. Dalam perjalanan, mereka bertemu Snowball (Hart), kelinci buangan dari sirkus yang kini memimpin grup revolusi hewan liar untuk memusnahkan manusia. Untuk keselamatan mereka, Max dan Duke mau tidak mau bergabung dalam kelompok tersebut hingga si kelinci lucu ini memburu mereka karena telah berbohong padanya. Di tempat lain, Gidget (Slate) yang merasa bahwa Max adalah cinta sejatinya memutuskan untuk membuat tim untuk mencari Max yang hilang diluar sana. Dapatkah Max dan Duke berhasil kabur dari kejaran Snowball? Akankah Gidget berhasil menemukan Max?

Wednesday, 24 August 2016

Detective Conan: The Darkest Nightmare

Score: 7.5/ 10
"Aku memang telah diwarnai hitam, tapi mereka telah mewarnaiku kembali dengan warna mereka. Dan aku menyukainya." - Curacao

Detektive SMA yang mengecil pun kembali. Kali ini, ia akan melawan musuh bebuyutannya, yakni Organisasi Hitam. Menyambut movie ke 20nya kali ini, Kobun Shizuno selaku sutradara tidak hanya menyajikan Organisasi Hitam sebagai tempelan cerita, bahkan dia benar-benar membuat Gin dan kawan-kawan menjadi villain utama dalam film ini. Seluruh anggota organisasi yang telah tampil dalam manganya pun juga akan bermain disini. Orang yang sebelumnya pernah menyutradarai Detective Conan: Sunflower of Inferno tersebut bahkan juga menambah karakter anggota Organisasi yang belum pernah muncul dalam manga karya Aoyama Gosho tersebut dan menjadikannya sebagai satu-satunya karakter bintang tamu terbaru dalam film ini.

Salah satu anggota organisasi hitam menyusup ke markas polisi negara untuk mendapatkan data anggota agen yang menyamar masuk menjadi anggota organisasi. Lima nama pun berhasil ditemukan. Amuro yang bekerja dalam anggota kepolisian tersebut pun berusaha menangkap dan mendapatkan kembali data tersebut. Ia yang juga bekerja sebagai intel menyusup dalam organisasi dengan nama Bourbon terancam bahaya karena namanya termasuk dalam data tersebut. Dalam kejar-kejaran itu, Shuichi Akai dari FBI juga ikut membantu. Wanita yang memiliki warna mata berbeda itu kemudian berusaha kabur dari dua agen federal pemerintah. Dalam kecelakaan dari kejar-kejaran tersebut, ia berhasil melarikan diri. Sayangnya, sang anggota organisasi yang belum diketahui namanya tersebut kini hilang ingatan. Pagi yang cerah dalam akuarium baru Tokyo, Conan dan kawan-kawan menemukan wanita tersebut dan berusaha membuatnya mengingat kembali jati dirinya. [SPOILER ALERT]

Thursday, 4 August 2016

Suicide Squad

Score: 7.4 / 10
"Everyone's has a weakness, and a weakness can be leverage." - Amanda Waller

Materi promosi yang sudah heboh sejak San Diego Comic-con 2015, bahkan sampai pada event yang sama tahun ini. Sejak Batman v Superman menuai kritik tajam pada Maret lalu, pihak DC mulai merubah sajian superhero kelam mereka dengan menyisipkan beberapa joke layaknya Marvel. Dengan adanya keputusan tersebut, film yang mengangkat tentang satuan tim dari musuh-musuh jagad DC ini pun akhirnya harus mengambil ulang beberapa adegan pada April lalu. David Ayer selaku sutradara tidak mau kalah, setelah Captain America: Civil War berhasil memenangkan kritik positif. Maka ia meniru formula Guardians of The Galaxy dengan memasukkan scoring dan soundtrack dari aransemen lagu-lagu lawas. Alhasil, trailer kedua dari film ini berhasil memikat hati para calon penontonnya. Jajaran artis pengisi soundtrack seperti Twenty One Pilots, Wiz Khalifa, Imagine Dragons dan yang lainnya juga berhasil menjadi lagu hits pada satu bulan sebelum film ini rilis. Dengan banyaknya suguhan materi promosi tersebut (termasuk situs yang didalamnya kita bisa membuat logo diri kita versi karakter Suicide Squad) maka dari segi komersil, Suicide Squad sudah tak perlu diragukan lagi.

Usai kematian Superman, Amanda Waller (Davis) mencoba membuat tim yang terdiri dari sekumpulan orang-orang jahat, guna mengatasi serangan-serangan metahuman (Manusia ataupun makhluk super) agar jika terjadi kesalahan dalam misi, mereka bisa disalahkan. Dengan bantuan Rick Flag (Kinnaman), Amanda membangun sebuah tim yang tak hanya keji, namun dapat ia kekang dan kendalikan. June Moone (Delevingne) kerasukan arwah penyihir bernama Enchantress. Pacar Rick Flag tersebut rupanya tidak suka jantungnya dikendalikan oleh Amanda. Ia kemudian membangunkan saudara laki-lakinya dari tidur panjangnya yang menyebabkan Amanda harus mengirim pasukan untuk menghentikan Enchantress yang ingin menguasai para manusia. Tim yang terdiri dari Floyd Lawton a.k.a Deadshot (Smith), Harley Quinn (Robbie), Capt. Boomerang (Courtney), El Diablo (Hernandez), Killer Croc (Adewale), serta Katana (Fukuhara) akan menyelamatkan Amanda beserta Midway City dari cengkraman senjata mematikan Enchantress. Tak hanya itu, mereka juga harus menyatukan kerjasama mereka diantara problematika masing-masing. Di lain tempat, Joker (Leto) berusaha menyelamatkan cintanya, Harley Quinn dari dekapan Amanda dan teman-teman Suicide Squad.

Sunday, 31 July 2016

Ice Age Collision Course

Score: 6.8 / 10
"While you run for your lives, we'll be high in the sky, safe as those birdies." - Gavin

Franchise terkenal dari studio BlueSky sejak debutnya dimulai tahun 2002. Tampuk sutradara pun sudah sering kali berganti-ganti, dimulai dari Chris Wedge, Carlos Saldanha, hingga kini Mike Thurmeier yang sebelumnya juga menyutradarai Ice Age: Continental Drift kembali angkat tangan untuk proyek teranyarnya. Setelah mengusung storyline misi penyelamatan, banjir besar karena lelehan es, zaman dinosaurus, serta terbentuknya daratan di Bumi, kini ulah Scrat benar-benar tak bisa dimaafkan lagi. Ya, apalagi kalau bukan terbentuknya galaksi bima sakti karena ulahnya yang gila. Meski seakan memundurkan kejadian-kejadian penting dalam Bumi, kisah kehidupan Manny dan kawan-kawan terus bergerak maju.

Ulah Scrat (Wedge) setelah menemukan U.F.O membuat planet-planet dalam tata surya dapat tersusun sebagaimana seharusnya. Hal itu juga membuat Meteor yang memiliki kekuatan magnet serta magis yang kuat, berjatuhan ke Bumi. Manny (Romano) sedang merayakan hari jadinya dengan Ellie (Latifah), di hari yang spesial itu pula, mereka berdua mendapati bahwa setelah anak mereka menikah, Julian (Devine) akan membawa Peaches (Palmer) untuk bertualang bersama. Manny tentu saja tidak bisa menyetujui hal tersebut. Percakapan mereka harus terpotong dengan jatuhnya hujan meteor ke daerah mereka. Di lain tempat, dibawah Bumi, Buck (Pegg) mendapatkan ramalan tentang nasib dunia akan hujan meteor tersebut. Ia merangkak ke permukaan untuk bertemu dengan tim Manny. Ia kemudian memimpin rombongan menuju tempat jatuhnya meteor tersebut, guna menghalangi jatuhnya meteor susulan seperti apa yang diramalkan. Dalam perjalanan, mereka juga akan dihadapi dengan kejaran dari musuh bebuyutan Buck dari bawah Bumi, Gavin (Offerman) beserta kedua anaknya, juga munculnya daerah yang disebut sebagai Geotopia. Dapatkah Manny dan kawan-kawan mencegah kepunahan Mamalia Bumi seperti yang pernah terjadi pada Dinosaurus sebelumnya?

Wednesday, 20 July 2016

Star Trek Beyond

Score: 8.3 / 10
" This is where it begins, Captain. This is where the frontier pushes back!" - Krall

Kesuksesan dari franchise tandingan Star Wars ini sudah tak perlu diragukan lagi. J.J Abrams berhasil membuat fans akademi Starfleet merasa terpuaskan akan reboot yang di mulai pada tahun 2009 lalu. Berjarak tiga tahun lamanya setelah Star Trek Into Darkness, J.J Abrams harus mundur dari kendali sutradara untuk mengambil proyek Star Wars: The Force Awakens. Sebagai produser, ia menunjuk Justin Lin yang telah malang-melintang di franchise balap mobilnya (Fast & Furious) untuk menjadi kapten yang membawa subjudul 'Beyond' ini. Sayangnya, franchise yang berasal dari tv series karya Gene Roddenberry ini harus kehilangan dua orang aktor berbakatnya, yakni Leonard Nimoy yang berperan sebagai Spock tua sekaligus Spock pada masa-masa Star Trek pada generasi sebelum di reboot, dan Anton Yelchin yang bulan lalu mengalami kecelakaan. Maka tak pelak lagi jika diakhir film nanti, Star Trek Beyond akan didedikasikan untuk mereka.

Melanjutkan misi lima tahun USS Enterprise yang baru saja berjalan tiga tahun. Kapten Kirk (Pine) dan kawan-kawan singgah di ujung perbatasan yang belum terpetakan, sebuah Starbase bernama Yorktown. Rupanya tidak banyak waktu mereka untuk beristirahat karena setelahnya, seorang kru yang berhasil selamat di daerah Nebula datang untuk meminta pertolongan. Sesampainya Enterprise di tepi planet setelah Nebula, mereka diserang oleh sekumpulan alien yang dipimpin oleh Krall (Elba). Hal itu membuat Kapten Kirk harus menyelamatkan kru yang selamat dari kapal dan merelakan Starship USS Enterprise hancur. Terpisah dari kru lainnya, Scotty (Pegg) bertemu dengan Jaylah (Boutella), seorang alien yang berhasil selamat dari kekejaman ambisi Krall di planet tak bernama tersebut. Di lain tempat, Dr. Bones (Urban) harus merawat Commander Spock (Quinto) yang terluka dan berusaha terus sembunyi dari patroli pasukan Krall. Begitupula dengan Kirk dan Chekov (Yelchin) yang kembali ke reruntuhan Enterprise untuk memeriksa keadaan kapal mereka. Sedangkan Sulu (Cho) dan Letnan Uhura (Saldana) yang tertangkap Krall mulai mencari tahu seluk beluk alien yang menewaskan setengah kru kapal mereka. Kapten Kirk harus menemunkan harapan dalam ketidakmungkinan yang kini ia hadapi untuk menyelamatkan seluruh awak kapalnya yang selamat dan mencegah Krall untuk mendapatkan senjata yang telah lama ia cari dengan tujuan menghancurkan federasi, dimulai dari Yorktown.

Friday, 8 July 2016

Gods of Egypt

Score: 6.5 / 10
"Every night the battle between chaos and creation must go on, otherwise the world will be destroyed. For you see, there are worse things than Set." - Ra

Alex Proyas kembali menangani proyek besar sebagai sutradara setelah absen 7 tahun lamanya dengan karya terakhir Knowing yang telah sukses dibintangi oleh Nicolas Cage. Sutradara yang angkat nama lewat i,Robot ini kembali menyajikan film dengan nuansa gemerlap CGI berwarna emas berlatar belakang mitologi dewa-dewi mesir. Menarik artis muda berbakat, Brenton Thwaites (The Giver, Maleficent) setidaknya akan menjadi ajang kedua aktor muda ini didaulat menjadi pemeran utama dalam sebuah film blockbuster. Tak hanya itu, studio rupanya menggaet artis yang baru juga angkat nama lewat perannya sebagai Black Panther dalam Marvel Cinematic Universe, Chadwick Boseman sebagai dewa pengetahuan dan kebijaksanaan, serta Gerard Butler yang telah berpengalaman dalam dunia perfilman bergenre action. Ditulis oleh Matt Sazama dan Burk Sharpless berdasarkan karakter-karakter eksentrik mitologi mesir, film ini akan menghadirkan aksi memukau para dewa-dewi berdarah emas dengan bentuk CGI yang tentunya akan menyilaukan mata anda.

Horus (Coster-Waldau) akan diangkat sebagai pemimpin umat manusia menggantikan sang ayah, Osiris (Brown). Ditengah acara pelantikan, sang paman Set (Butler) cemburu akan kekuasaan yang Osiris berikan kepada sang anak yang ia rasa belum pantas mendapatkan tahta tersebut. Maka Set pun menantang Horus berduel dan berhasil mengambil mata Horus beserta membunuh sang ayah. Beberapa waktu berlalu, Bek (Thwaites) adalah pencuri ulung. Kekasihnya, Zaya (Eaton) bekerja pada arsitek kaki tangan Set, Urshu (Sewell) yang membantu Set membangun gedung-gedung beserta tempat dimana mata Horus disimpan. Bek kemudian mencuri mata tersebut untuk diberikan kepada Horus agar pemerintahan tirani Set dapat dijatuhkan. Naasnya, Zaya terancam mati karena ulah Urshu. Horus dengan Bek kemudian membuat perjanjian yang mana Horus harus menyelamatkan kekasih Bek tersebut dan bekerjasama dengan pencuri ini dalam petualangan mereka untuk merebut kembali tahtanya.

Thursday, 7 July 2016

The Finest Hours

Score: 6.8/10
"We can't leave them alone. that boat would sink. We all live or we all die. Right?" - Bernie Webber

Diangkat dari kisah nyata tentang penyelamatan kru kapal tanker menggunakan perahu kecil pada tahun 1952. Yang menjadi spesialnya adalah ketika jumlah kru yang diselamatkan nyatanya melebihi muatan seharusnya yang bisa dimuat perahu kecil tersebut, ditambah lagi dengan kondisi badai laut yang luar biasa menjadikan peristiwa pada tanggal 28 Februari 1952 ini sebagai penyelamatan dengan kapal kecil terhebat dalam sejarah penjaga pantai. Peristiwa itu kemudian dijadikan sebuah buku yang ditulis oleh Casey Sherman dan Michael J. Tougias diangkat dalam film layar lebar oleh Disney dengan memilih Craig Gillespie sebagai Nakhkoda film ini. Nama yang sudah tidak asing pun mulai menghiasi poster film ini seperti terlibatnya Chris Pine sebagai pemeran utama, Casey Affleck, Ben Foster, dan Eric Bana. Salah satu film live-action Disney yang pertama rilis tahun 2016 ini.

Bernie (Pine) sangat ingin menikahi Miriam (Grainger) yang padahal baru saja ia kenal selama 4 bulan. Untuk formalitas, Bernie harus meminta izin pada bos nya, Cluff (Bana) dimana ia bekerja disana sebagai penjaga pantai. Musim itu adalah musim dingin dengan badai yang luar biasa. Sebelum sempat bertemu kembali dengan Miriam untuk mengkonfirmasi pernikahannya, Bernie menerima tugas untuk menyelamatkan kru kapal tanker di tengah badai lautan dengan hanya menggunakan perahu kecil. Maka bersama dengan Richard (Foster), Fitzgerald (Gallner) dan Ervin (Magaro) berangkat menuju lokasi bencana nyali yang besar melintasi badai lautan. Sementara itu, kru kapal tanker yang selamat masih berusaha bertahan hidup. Dengan kepemimpinan Sybert (Affleck) para kru berusaha mengarahkan kapal yang sudah terbelah dua tersebut menuju dermaga pulau sambil berpacu pada waktu sebelum lambung kapal yang bocor berhasil memenuhi ruang mesin seutuhnya. Masalah semakin pelik ketika tim penyelamat hanya membawa kapal kecil yang kelihatannya tak sanggup memuat korban yang selamat. Dapatkah Bernie menyelamatkan kru kapal tanker tersebut dan kembali dengan selamat untuk menikahi Miriam?

Monday, 4 July 2016

Victor Frankenstein

Score: 7.0/10
"You know this story. The crack if lightning. A mad genius. An unholy creation. The world, of course, remembers the monster, not the man. But sometimes, when you look closely, there's more to a tale. Sometimes the monster is the man." - Igor

Salah satu legenda monster kembali diangkat ke layar lebar. Kali ini, lewat tangan hangat Paul McGuigan (Push), akan mengadaptasi legenda monster Frankenstein yang bersumber dari novel karya Mary Shelley. Diperankan oleh James McAvoy dan Daniel Radcliffe tentunya akan menarik banyak penggemar untuk mengetahui darimana asal muasal serta seluk beluk dari nama monster tak berotak ini. Victor Frankenstein akan membawa seluk beluk dua sahabat yang terobsesi dalam ilmu pengobatan untuk membangkitkan dan memberikan kembali kehidupan pada jasad yang sudah tak bernyawa.

Victor (McAvoy) menyelamatkan seorang pemain sirkus bertubuh bungkuk yang sangat berbakat dalam hal pengobatan seperti dirinya. Ia kemudian menamainya Igor (Radcliffe) dan menjadi asisten sang mahasiswa kedokteran London itu. Namun jalan yang ditempuh sang pemilik nama Frankenstein itu sangatlah berbeda dari apa yang Igor bayangkan, Victor berencana membuat sebuah jasad tak bernyawa, hidup kembali. Hal ini tentu saja menarik perhatian Inspektur Turpin (Scott) untuk menyelidiki bahaya-nya melawan perintah alam tersebut. Setelah presentasi sang master di hall H kampusnya membuahkan hasil, Finnegan (Fox) adalah salah satu anak dari keluarga terkaya di London, berencana mendanai proyek duo madness scientist ini kejenjang selanjutnya. Yakni menargetkan objek percobaan mereka untuk menghidupkan manusia. Beruntungnya Igor karena memiliki seorang yang menyadarkannya dari kegilaan, Lorelei (Findlay) terus meyakinkan Igor bahwa jalan yang mereka lalui adalah jalan yang salah. Kini Igor merasa bertanggungjawab untuk menyadarkan Victor bahwa tidak sepantasnya ia membuat kehidupan selayaknya yang tuhan lakukan.

Sunday, 3 July 2016

In The Heart of The Sea

Score: 7.7 / 10
"You really feel like an earthly king after everything that we've been through? We're nothing. We're... we're specks. And dust." - Owen Chase

Film yang dilatarbelakangi dari balik kisah fiksi buku Moby Dick karya Herman Melville yang kemudian dibuatkan adaptasi kisah nyatanya lewat buku berjudul In The Heart of The Sea: The Tragedy of Whaleship Essex hasil jerih payah Nathaniel Philbrick. Proyek adaptasi film layar lebarnya pun kini ditangani oleh sineas yang sudah angkat nama lewat adaptasi novel-novel Dan Brown sebelumnya (The Da Vinci Code, Angel & Demons), Ron Howard. Tak hanya itu pula, studio juga menggaet aktor-aktor mahal yang namanya sudah malang melintang dalam dunia perfilman hollywood. Sebut saja Chris Hemsworth, Benjamin Walker, Cilian Murphy, dan Ben Whishaw. Bercerita tentang sebuah musibah yang dialami para pemburu paus di lautan pasifik, In The Heart of The Sea akan membuat anda mabuk laut akan aksi awak kapal Essex melawan paus putih terbesar yang pernah mereka lihat demi mendapatkan minyak paus.

Herman Melville (Whishaw) mendatangi Tom Nickerson (Gleeson) untuk mendapatkan sebuah cerita yang selama ini dia inginkan, yakni rahasia dari bencana yang menimpa awak kapal Essex pada abad ke 18 tersebut. Tom adalah satu-satu nya awak kapal yang masih hidup dan belum menceritakan kebenaran dari musibah yang telah menimpanya saat ia berumur 14 tahun. Dengan sangat berat dan leluasa, Tom mencoba menumpahkan semua penat masa kelamnya tersebut kepada penulis fiksi berpengalaman itu.

"Ini adalah kisah tentang dua pria" kata Tom saat mulai membuka kisahnya. Owen Chase (Hemsworth) adalah seorang pemburu paus berpengalaman yang telah dijanjikan oleh para investor untuk menjabat sebagai kapten dalam pelayaran yang berikutnya. Namun jabatan itu harus terambil oleh seorang pemula yang memiliki ikatan darah dengan keluarga investor tersebut, George Pollard (Walker). Owen terpaksa menjadi kelasi pertama untuk menyelesaikan misinya dalam membawa pulang 200 galon minyak paus agar ia bisa menjadi kapten pada ekspedisi berikutnya. Bersama dengan teman lamanya pula, Matthew Joy (Murphy) mengarungi lautan menggunakan kapal Essex untuk memburu minyak paus. Owen dan George merasa tertantang ketika mereka menemukan seorang kapten yang bercerita tentang seekor paus putih besar merenggut beberapa kru nya berserta lengan kiri sang kapten di lautan pasifik. Dengan segenap keberanian seluruh kru Essex, mereka berangkat untuk mencari monster putih yang dimaksud. Naasnya, Owen harus menghadapi seekor monster paus yang hendak menenggelamkan seluruh isi kapal Essex. Dapatkah Kapten George beserta Owen menghadapi ancaman paus putih tersebut dan membawa pulang dengan selamat seluruh kru kapal Essex?

Thursday, 23 June 2016

Independence Day Resurgence

Score: 7.5/10
"We convinced an entire generation, that this is a battle that we could win. We sacrifice for each other no matter what the cost. And that's worth fighting for." - Presiden Whitmore

Setelah sukses dengan film-film bertema disaster (The Day After Tomorrow, 2012), Roland Emmerich selaku sutradara yang juga memimpin installment pertamanya 20 tahun silam ini kembali menyapa para penggemar Sci-fi lewat besutan terbarunya, Independence Day Resurgence (IDR). Kembali menghadirkan jajaran aktor lamanya seperti Jeff Goldblum, Bill Pulman, Judd Hirsch, Brent Spiner akan ber-reuni untuk kembali mengulang perannya masing-masing. Tak lupa pula memperkenalkan jajaran aktor muda berbakat baru sebagai daya tarik utama film ini yaitu Liam Hemsworth, Jessie T. Usher (menggantikan Ross Bagley sebagai Dylan), Maika Monroe (menggantikan Mae Whitman sebagai Patricia), Travis Tope dan Angelababy. Seperti apa yang terjadi pada rentang waktu masa kini, kisah dalam filmnya pun akan bersetting 20 tahun setelah film pertamanya rilis.

Alien kembali menginvasi bumi setelah 20 tahun yang lalu gagal mengambil alih planet hijau ini. Kini seluruh manusia telah bersatu untuk mempersiapkan kemungkinan adanya invasi berikutnya dengan cara mempelajari teknologi makhluk yang sempat menyerang mereka itu. Sebuah U.F.O menunjukkan wujudnya di hadapan garis pertahanan manusia di bulan setelah ada kabar bahwa pos mereka di Saturnus dikabarkan menghilang. U.F.O yang belum sempat melakukan apa-apa itupun berhasil diatasi dengan mudah, namun David Levinson (Goldblum) merasa ada yang aneh dengan pesawat tersebut. Ia pun meminta Jake (Hemsworth), seorang prajurit yang bekerja di bulan untuk menjemputnya dan memeriksa puing-puing pesawat tersebut. Sedangkan Bumi hari ini memperingati 'Independence Day' untuk yang ke 20, sebuah pesawat tempur alien yang pernah menginvasi mereka, 20 kali lebih besar, datang dengan rencana yang lebih matang. Meski sudah memiliki persiapan selama 20 tahun, namun serangan kali ini akan sama sulitnya dengan invasi pertama mereka ke Bumi. Kapten Dylan Hiller (Usher), yang tidak lain adalah anak dari Steven Hiller, pilot pahlawan dari penyerangan sebelumnya, memimpin pilot generasi masa kini untuk kembali berperang melawan sang ratu alien yang lebih kuat dari sebelumnya. Sementara itu, Dr. Brakish Okun (Spiner) yang baru saja bangun dari koma 20 tahunnya berusaha meneliti sebuah benda yang dibawakan David dari reruntuhan pesawat sebelumnya.

Thursday, 9 June 2016

Now You See Me 2

Score: 8.1/10
"Are you listening, horsemen? You will get what's coming to you. In ways you can't expect. " - Thaddeus Bradley.

Masih ditulis oleh Ed Solomon dan Pete Chiarelli berdasarkan karakter buatan Boaz Yakin dan Edward Ricourt, Now You See Me sukses besar menjadi film kuda hitam pada tahun 2013 lalu. Maka tak salah bila pihak studio maupun fans The Four Horsemen ini menginginkan mereka kembali tampil menghibur penonton dengan trik sulap yang lebih fresh. Bahkan rencananya, film ini pun sudah mendapatkan lampu hijau untuk dijadikan salah satu film trilogi laris dari kerjasama Lionsgate dan Summit Entertainment. Pindahnya Louis Leterrier ke kursi produser, membuat nahkoda G.I Joe: Retaliation, Jon M. Chu terpilih sebagai sutradara dalam film yang sebelumnya di beri subjudul The Second Act ini. Masih menggunakan pemain-pemain utama dalam film sebelumnya, tambahan beberapa nama terkenal seperti Daniel Radcliffe dan Jay Chou tentunya akan menambah nilai jual film ini. Absennya Isla Fisher karena hamil nyatanya tidak menurunkan kualitas Four Horsemen tersebut. Terbukti bahwa Lizzy Caplan berhasil membawakan karakter baru yang tak hanya sekedar melengkapi tim (meski trik sulap terakhir yang dibawakan karakter Lula secara personal agak mengecewakan).

Setahun setelah menghilang dari dunia, Daniel Atlas (Eisenberg) dengan tim, merasa haus akan pertunjukkan. Untungnya, Dylan (Ruffalo) mendapatkan misi baru untuk The Four Horsemen ini agar bisa tampil kembali mempertunjukkan keahlian mereka. Dylan juga mengisi kekosongan tim dengan menambah Lula (Caplan) untuk menggantikan Henley (Fisher). Pertunjukkan pertama mereka kali ini adalah membajak acara yang diadakan perusahaan Okta (perusahaan yang berkelut dibidang teknologi) yang ternyata memiliki rencana terselubung dalam memasarkan produk mereka yang mengincar privasi setiap orang.  Namun dibalik itu semua, ternyata The Four Horsemen sudah memasuki perangkap musuh yang ingin memusnahkan mereka. Mereka kemudian diculik oleh Walter Mabry (Radcliffe) yang menginginkan benda peretas milik kompetitor dari Okta tersebut. Daniel kemudian menerima misi dari Walter untuk mencuri benda yang bisa meretas sistem keamanan dunia ini menggunakan keahlian mereka sebagai pesulap. Terpisah jauh dengan anak buahnya, Dylan harus membebaskan kembali orang yang sudah dia fitnah, Thaddeus (Freeman) demi menyelamatkan teman-temannya yang telah memasuki perangkap dari pihak ketiga.

Wednesday, 1 June 2016

Teenage Mutant Ninja Turtles: Out of The Shadows

Score: 6.8/10
"People fear what they don't understand." - Splinter

Dua hari setelah penayangan film reboot nya pada dua tahun silam, Paramount serta Nickelodeon langsung saja memberikan lampu hijau untuk sekuel pahlawan bertempurung ini. Masih diproduseri sutradara yang angkat nama lewat Transformers, tampuk nahkoda sekuel pertamanya ini berpindah tangan pada Dave Green yang sebelumnya juga membuat film anak-anak dengan tema sci-fi berbalut found footage, Earth to Echo. Film yang diadaptasi dari komik karya Peter Laird dan Kevin Eastman ini nyatanya sempat meraih pencapaian box office yang diharapkan studio sehingga proyek sekuelnya cepat tercapai. Tak hanya itu, deretan aktor installment pertamanya juga akan kembali menjadi karakter penting dalam sekuelnya ini dan juga sekaligus menambah pemain-pemain sentral baru demi memeriahkan dunia kura-kura ninja ini.

Setelah berhasil menangkap Shredder (Tee), Kura-kura bersaudara memutuskan untuk bekerja dibawah bayangan karena rupa mereka yang pastinya akan membuat takut masyarakat. Maka Vernon Fenwick (Arnett) menjadikan dirinya sebagai ikon dibalik tertangkapnya Shredder. Namun April (Fox) melacak masih ada anggota Foot Clan (organisasi dibawah pimpinan Shredder) berusaha untuk membebaskan masternya tersebut. Dr. Baxter (Perry) berhasil mengembangkan teknologi teleportasi yang justru membawa kabur Shredder pada Krang (Garrett), alien beda dimensi yang ingin menguasai bumi tersebut kemudian bekerja sama dengan master samurai ini untuk mewujudkan impian mereka bersama. Sementara itu, Leonardo (Ploszek) selaku pemimpin dan kakak tertua masih belum bisa menyatukan kerjasama tim yang memiliki kepribadian berbeda-beda itu. Belum lagi kemunculan musuh baru mereka, Rocksteady (Farrelly) dan Bebop (Williams) sempat membuat 4 bersaudara ini kewalahan dalam menyelesaikan misi mereka. Dapatkah Leo, Raph (Ritchson), Donatello (Howard) dan Mikey (Fisher) mencegah kedatangan Kraang dalam tujuannya menguasai Bumi?